Subscribe to Educational Blog
Subscribe to Educational Blog
My Facebook
My Facebook
Join to My Twitter
Join to My Twitter
Share Your Pictures Here
Share Your Pictures Here
Pasang Iklan
Pasang Iklan Disini
Gabung dapat dollar
Gabung di Chitika
Toko Buku Murah
Belanja Buku Masukkan Kode K1-5388D3-1
Jasa Iklan Indonesia
Jasa Iklan Indonesia Adsensecamp
Penghasil Duit
Penghasil Duit
Sharing foto sambil dapat UANG
Sharing Foto sambil dapat UANG
Free Domain
Free Domain
Download Berbayar
Download Berbayar
Text Link
Text Link
Sponsor Review
Sponsor Review
Ask2 Link
Ask2 Link
Blog Review
Blog Review

Sex dengan PACAR

Hati-hati kalau pacar mengajak berhubungan seks
Hati-hati kalau pacar mengajak berhubungan seks

95 Orang tewas

Penyerangan Mesjid di Pakistan
95 Orang Tewas

HUT Jakarta ke 483

Menyambut Hut Jakarta
HUT Jakarta ke 483

Info KPK

Seleksi Pemilihan Ketua KPK periode 2010-2014
News Updates and Informations

Sentuhan

Sentuhan itu perlu di dalam berpacaran. Contohnya pegangan
Sentuhan

Bagaimana Membuat si Dia jatuh cinta

Ingin menarik perhatian si dia, kamu tidak perlu mobil mewah, pakaian bermerk atau mentraktir di restoran mewah
titel foto

WIFI - GPS System - pantau dan control system Kereta Api

05.08 Reporter: fadli_jabir 0 Responses
klik dan beri poin penilaianmu di link http://fellowship.plasaindigo.com/index.php/indigo/details/28/1287157346

Wifi and GPS system merupakan konsep system terpadu dalam menyikapi permasalahan Kereta Api di Indonesia yang hampir tiap tahun menelan banyak korban jiwa, sebenarnya di beberapa Negara maju system terapan dalam kereta api telah di integrasi dalam automatic system, namun kenyataannya system yang digunakan di Indonesia menggunakan cara manual sehingga sangat rentan akan terjadinya kesalahan dengan dalih Human Error, mengapa kita tidak belajar dari beberapa pengalaman yang terjadi ?

Read more...

Solusi Global Warming berbasis ICT – Transfer Karbon Dioksida

10.31 Reporter: fadli_jabir 0 Responses
Perubahan cuaca yang dirasakan yang dipicu oleh pemanasan atau meningkatnya suhu rata-rata di seluruh permukaan bumi mengakibatkan mencairnya permukaan es kutub sehingga permukaan air laut naik. Keadaan tersebut terus meningkat tiap tahunnya menurut survey resmi yang banyak kita baca pada beberapa media baik elektronik maupun media cetak, dengan adanya peningkatan suhu tersebut, kondisi bumi kita sangat rentan dengan peristiwa cuaca antara lain :
share this full article on


Read more...

MABIT DI MINA

19.31 Reporter: fadli_jabir 0 Responses

-Mabit di Mina dan melontar jamrah adalah wajib haji, mabit di mina adalah bermalam di mina atau berada di Mina pada malam hari sampai lewat tengah malam.
-Waktu mabit di Mina yaitu pada malam tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Bagi yang mengambil awal sampai Tanggal 12 Dzulhijjah dan meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah sebelum Magrib setelah melontar Jamrah.
-Bagi yang nafat Tsani sampai dengan tanggal 13 Dzulhijjah dan meninggalkan Mina pada tanggal 13 Dzulhijjah dengan melontar jamrah aqobah sebanyak 7 kali, kemudian menggunting/mencukur rambut, dengan demikian sudah tahallul awal. Bagi yang nafar awal dilanjutkan dengan melontar jamrah ula, wustha, dan aqobah masing-masing 7 kali setiap hari pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah setelah selesai mabit dan melontar jamrah kembali ke Makkah untuk melaksanakan tawaf ifadah. Kemudian tawaf wada’ dilaksanakan pada saat akan meninggalkan kota Makkah ketika akan berangkat ke Jeddah.




Read more...

MELONTAR JUMRAH DAN TAHALLUL (MENGGUNTING/MENCUKUR RAMBUT)

19.30 Reporter: fadli_jabir 0 Responses

Dalam ibadah haji, tahallul ada 2 macam yaitu Tahallul Awal dan Tahallul Tsani
1. Tahallul awal adalah keadaan seseorang yang telah melakukan dua diantara tiga perbuatan, yaitu melontae jamrah Aqobah, tawaf ifadah dan sa’I serta menggunting atau mencukur rambut.
2. Tahallul Tsani ialah keadaan seseorang yang telah melakukan ketiga perbuatan, yaitu melontar jamrah Aqobah tawaf ifadah dan Sa’I serta menggunting/mencukur rambut.
Bagi yang sudah melakukan tahallul Tsani diperbolehkan melakukan perbuatan yang dilarang selama berihram termasuk bersetubuh dengan istri atau suami.



Read more...

MABIT DI MUZDALIFAH

19.30 Reporter: fadli_jabir 0 Responses

Mabit di Muzdalifah ialah berhenti dalam kendaraan atau turun dari kendaraan di Muzdalifah sampai lewat tengah malam, ketika melaksanakan perjalanan dari Arafah ke Mina pada malam hari menjelang tanggal 10 Dzulhijjah.
Pada saat mabit di Muzdalifah hendaknya membaca talbiyah, berzikir, beristigfar, berdo’a atau membaca Al-Qur’an.
Selanjutnya disunatkan mencari dan mengumpulkan batu kerikil di Muzdalifah untuk melontar jamrah sebanyak 7 atau 49 atau 70 butir.
Mabit di Muzdalifah adalah salah satu wajib haji, sehingga seluruh jamaah haji wajib melaksanakan kecuali bagi jamaah haji yang uzur serta petugas tertentu yang karena tugasnya mengurus jamaah haji tidak mungkin melaksanakan nabit di Muzdalifah di wajibkan membayar dam dengan menyembeli seekor kambing, atau kalau tidak mampu berpuasa 10 hari (3 hari semasa haji di tanah suci dan 7 hari dilakukan di tanah air). Apabila tidak mampu melaksanakan puasa 3 hari semasa haji maka harus melaksanakan puasa 10 hari di tanah air (3 hari dilaksanakan berturut-turut dengan niat qada kemudian tidak berpuasa) diselingi minimal 4 hari baru setelah itu berpuasa selama 7 hari berturut-turut. Jamaah haji yang uzur serta petugas tertentu gugur melakukan kewajiban mabit membayar dam .



Read more...

WUKUF

19.28 Reporter: fadli_jabir 0 Responses


Wukuf di Arafah adalah rukun jahi yang paling utama. Ibadah haji tidak sah tanpa wukuf.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
الحج عرفة من جاء ليلة جمع قبل طلوع الفجر فقد ازرك الج
Artinya:
“Haji itu hadir di Arafah, barang siapa yang datang pada malam tanggal 10 Dzulhijjah sebelum terbit fajar, sesungguhnya ia masih mendapatkan haji.” (diriwayatkan oleh lima orang ahli hadits).
Wukuf dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah setelah tergelincir matahari yaitu setelah shalat jama’ taqdim dzuhur dan ashar
Wukuf dapat dilaksanakan dengan berjamaah atau dengan sendiri-sendiri, dengan memperbanyak berzikir, istigfar, berdo’a dan membaca Al-Qur’an sesuai dengan sunat Rasul, wukuf dilaksanakan dengan berjamaah setelah disampaikan khutbah wukuf.
Pelaksanaan wukuf bagi jamaah haji yang sakit dan yang sedang di rawat dilakukan dengan pelayanan khusus sesuai dengan kondisi kesehatan.

-Di arafah pada tanggal 8 Dzulhijjah
-Berdo’a ketika memasuki wilayah Arafah.
-Menunggu waktu wukuf dengan selalu berzikir, membaca tasbih, istigfar, talbiyah dan berdo’a serta istirahat secukupnya.
Pada tanggal 9 Dzulhijjah setelah tergelincir matahari melaksanakan wukuf di Arafah.
Pada malam harinya setelah melakukan shalat jama’ Qasar maghrib dan isya, meninggalkan Arafah berangkat ke Musdalifah untuk mabit di Musdalifah dan mencari kerikil untuk melempar jamrah.



Read more...

PELAKSANAAN HAJI

19.28 Reporter: fadli_jabir 0 Responses
Ibadah haji dilaksanakan dengan tahapan kegiatan sebagai berikut :
1. Bersuci, mandi, berwudhu
2. Berpakaian ihram
3. Shalat sunat 2 (dua) rakaat
4. Niat haji dengan mengucapkan :لبيك الللهم حجا
Artinya : “Aku penuhi, panggilan-Mu Ya Allah untuk berhaji”,
Atau, نويت الحخ واحرمت به لله تعالى
Artinya : “Aku niat haji dengan berihram karena Allah Ta’ala”,

1. Pada tanggal 8 Dzulhijjah berangkat ke Arafah dan berdo’a.
2. Sepanjang perjalanan membaca talbiyah, shalawat dan do’a.
3. Di Arafah pada tanggal 8 Dzulhijjah
a. Berdo’a ketika memasuki wilayah Arafah.
b. Menunggu waktu wukuf dengan selalu berzikir, membaca tasbih, istigfar, talbiyah dan berdo’a serta istirahat secukupnya.
4. Pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah tergelincir matahari melaksanakan wukuf di Arafah.

9. 9.Pada malam harinya sebelum terbit fajar, meninggalkan arafah berangkat ke Muzdalifah dan mencari kerikil untuk melontar jamrah
10. Dari Muzdalifah menuju ke Mina untuk melontar jamarah dan mabit di Mina, pada tanggal 10 Dzulhijjah melontar jamarah Aqobah kemudian menggunting rambut/mencukur rambut dan ini berarti sudah tahallul awal. Pada hari-hari berikutnya dilanjutkan dengan mabit dan melontar tiga jamrah. Selama di Mina kewajiban jamaah haji yang belum membayar dam hendaknya segera melaksanakannya.
11. Kembali ke Makkah melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i.
12. Bagi jamaah haji yang melaksanakannya haji ifrad dan qiran apabila pada waktu tawaf qudumnya disertai sa’I maka pada waktu tawaf ifadad tidak perlu sa’I lagi



Read more...

Ciri Comment yang baik : No Broken Link | Max 150 karakter huruf | 3 karakter smile icon | No Referals link | 1 link page source | Bahasa yang mudah dimengerti | No Spam and Pornography | ----Update Filter comment berlaku---- | Terimakasih
Google

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Subscribe to Gallery Fadli by Email
Undergoing MyBlogLog Verification